KAPOLSEK SAMPE ROGOH DOMPET UNTUK BAYAR HUTANG WARGA

0
53
Kapolsek Klapanunggal AKP M. Fadli Amri saat mendamaikan dua wanita yang ribut

Dua wanita di klapanunggal, kabupaten bogor, Jawa Barat ribut karena hutang 1 juta rupiah. Padahal ketua lingkungan RT dan RW setempat telah memediasi keduanya. Namun karena tak kunjung selesai maka dua wanita tersebut di bawa ke Polsek Klapanunggal.

“Kedua wanita yang ribut tersebut berinisial A dan N. Keduanya asal Klapanunggal Bogor dan saling bersahabat sejak lama. Saat meminjam uang, A menyerahkan ijazah, KTP dan kartu keluarga (KK) kepada N sebagai jaminan,” Kata Kapolsek Klapanunggal AKP M. Fadli Amri.

“Jadi awalnya itu mereka berdua itu berteman, Jadi si mbak A itu awalnya pinjam uang 500 ribu ke mbak N, dibalikin 600 ribu, beres. Pinjam lagi 600 ribu, dibalikin 700 ribu, beres. Nah yang terakhir itu pinjam 900 ribu di tahun 2019 dan harus dibayar Rp 1 juta, tetapi tidak bisa balikin, karena kena pandemi juga kan,” ucap Fadli

Setelah itu, A kemudian mendapat panggilan kerja dan membutuhkan Ijazah, KTP dan KK yang dijaminkan kepada N. A bersikukuh telah membayar utang dan meminta barang jaminannya dikembalikan. Sebaliknya, N merasa tidak pernah menerima bayaran dari A dan menolak mengembalikan barang jaminan.

“akhirnya ribut mereka berdua ini, mediasi di luar nggak berhasil. Satu bilang sudah bayar, yang satu ngaku nggak pernah terima uang, jadi memang nggak ada habisnya. Sempat dimediasi sama RT dan RW, tetapi nggak selesai. Makanya kan dibawa ke polsek untuk dimediasi lagi,” tutur Fadli.

setelah mendengarkan perdebatan panjang dua pihak tersebut, Fadli berinisiatif mengambil jalan tengah agar keduanya mendapatkan solusi. Fadli kemudian merogoh uang Rp 500 ribu dari kantong pribadinya untuk membayar setengah dari jumlah hutang A yang harus dibayar kepada N. Dia juga meminta N menyerahkan jaminan kepada A agar bisa digunakan untuk mendaftar kerja.

“Setelah perdebatan itu, A ini ternyata sanggup bayar Rp 100 ribu per bulan, tetapi kan itu lama prosesnya ya. Makanya saya bantu bayar setengah dari utangnya, saya bayar Rp 500 ribu dan jaminan dikembalikan,” ucapnya.

“Harapannya dengan datanganya mereka ke polsek ini benar-benar mendapat solusi, gitu loh. Saya juga minta selesai dari polsek sudah nggak ada ribut-ribut soal utang. Jangan cuman gara-gara utang hubungan saudara atau sahabat ini jadi rusak,” ujar Fadli menambahkan.

Akhirnya  keributan yang terjadi antara A dan N ini berujung damai. Keduanya bersepakat islah dan tidak ada lagi ribut-ribut soal utang.

“Masalahnya saya kira selesai ya. Keduanya saling memaafkan dan berakhir dengan salaman serta saling berpelukan,” kata Fadli ketika menceritakan momen haru saat A dan N saling memaafkan.

Sumber : news.detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here