Mengenal Dripsweet, Inovasi Pengganti Gula dari Daun Stevia

0
13

Jakarta – Tahukah kamu kalau konsumsi gula yang berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan kita? Salah satunya diabetes militus yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah kita. Nah untuk menghindari risiko tersebut, beralih ke pemanis alami yang lebih sehat bisa jadi solusi yang tepat.

Saat ini banyak produk pemanis alami pengganti gula yang bisa dengan mudah kita temukan, seperti misalnya pemanis alami dari ekstrak daun stevia. Salah satunya adalah Dripsweet yang merupakan produk asli Indonesia. Urbanreaders penasaran nggak sih sama produk satu ini?

Kebetulan banget nih, Urbanasia baru saja ngobrol bersama AKP M. Fadli Amri, Co-Founder Dripsweet dan membahas soal pemanis alami satu ini dalam URwealth ‘Inovasi Daun Stevia Jad Pemanis Alami’, Rabu (30/6/2021). Dalam bincang-bincang bersama Urbanasia, Fadli membagikan cerita awal hadirnya Dripsweet di tengah masyarakat.

Baca Juga: Kapolsek Klapanunggal Bogor Ciptakan Gula Cair untuk Penderita Diabetes

“Saya punya teman yang memang dia punya genetik masalah gula darah atau diabet. Kemudian kami ngobrol-ngobrol dan iseng-iseng, akhirnya dibuatlah. Kebetulan partner saya ini dia memang punya pabrik dan basic-nya sudah produksi semacam minuman-minuman kesehatan,” kata Fadli kepada Urbanasia, Rabu (30/6/2021).

“Kami lihat juga situasi, di Indonesia khususnya, memang cukup memprihatinkan masalah gula. Orang memang masih menganggap sebelah mata. Kami riset-riset dan lihat bahwa di negara kita kadang masih devisit ya kebutuhan gula,” imbuhnya.

Kelebihan Dripsweet Dibandingkan Gula Biasa

Berangkat dari permasalahan-permasalahan itulah, Fadli mengatakan ia bersama tim akhirnya memutuskan untuk mengenalkan Dripsweet kepada masyarakat. Produk satu ini sendiri, kata Fadli, punya beberapa kelebihan dibandingkan produk gula biasa loh.

“Dari berbagai jurnal yang saya baca, memang menyatakan bahwa produk stevia ini mengadung bahan yang 0 kalori. Memang untuk para pengguna diabetes aman digunakan tapi dengan catatan jangan berlebihan. Sesuatu yang berlebihan kan tidak baik,” kata Fadli.

Jadi ia memastikan bahwa produk ini aman digunakan untuk siapa saja, namun dengan catatan tidak boleh berlebihan. Bahkan produk ini, kata Fadli, juga bisa digunakan oleh kamu yang sedang diet.

“Kalau untuk diet ya bisa karena ini mengandung nol kalori. Misalkan kita minum es teh biasanya ‘aduh manis banget nih’, kalau menggunakan Dripsweet ini feel guilty-nya bisa dihilangkan tapi bisa mendapatkan rasa manisnya,” jelasnya.

Selain itu produk satu ini juga lebih ekonomis dibandingkan produk gula biasa loh. Sebab kita hanya membutuhkan satu tetes Dripsweet untuk mendapatkan rasa manis yang cukup di setiap 300 ml air.

1622883611-kapolsek-klapatunggal.png

Sumber: Kapolsek Klapanunggal Bogor, Fadli Amri. (Ist)

“Jadi memang kami bikin ada dua botol, 30ml dan 5 ml. Satu tetes atau satu drop itu kurang lebih sama dengan 15 gram gula, itu sudah cukup untuk membuat manis satu gelas air atau sekitar 300 ml air. Nah untuk botol kecil sendiri itu bisa untuk sekitar 100 – 150 tetes. Which means itu bisa untuk 100 – 150 gelas. Sedangkan botol besar sendiri itu bisa 800 – 900 tetes, artinya itu bisa sampai 900 gelas,” jelas Fadli.

Lebih lanjut Fadli menjelaskan jika 900 tetes dikali 15 gram gula, maka satu botol Dripsweet ukuran 30 ml itu setara dengan 13,5 kg gula.

“Nah kalau kita hitung, katakanlah kita ambil harga gula yang paling murah Rp 13 ribu/kg, maka 13,5 kg dikali Rp 13 ribu itu Rp 175.500. Jadi satu botol 30 ml itu harganya Rp 150.000. Jadi kan kalau boleh dibilang kan lebih ekonomis harganya. Itu pun kalau harga gula stabil,” jelasnya.

Bahkan bukan hanya untuk minuman saja, produk satu ini juga bisa kamu gunakan untuk campuran dalam makanan. Asal takarannya itu tadi, satu tetes sama dengan 15 gram gula ya.

Selain nol kalori, lebih ekonomis, produk ini ternyata juga praktis loh. Kemasannya yang berbentuk botol kecil berpipet ini memudahkan kita untuk membawanya ke manapun kita pergi. Apalagi, saat ini Dripsweet juga sudah terdaftar di BPOM dan Halal MUI loh.

“Alhamdulillah sudah (terdaftar di BPOM dan Halal MUI) jad kami lebih PD mensosialisasikan kepada masyarakat karena memang legalitas itu yang utama bagi saya karena saya juga penegak hukum. Jadi kami ingin keamanan, kemanfaatan supaya bisa diterima oleh masyarakat,” pungkasnya.

Fadli Pastikan Dripsweet Aman Digunakan

Fadli menjelaskan bahwa Dripsweet diolah dari ekstrak daun stevia dan air. Sehingga produk ini aman sekali digunakan, bahkan rasa manisnya juga sama loh dengan gula pasir pada umumnya.

“Rasa manisnya kalau boleh dibilang sama rasanya dengan gula (pada umumnya). Kalau gula pasir dbuat dari tanaman tebu, Dripsweet dibuat dari tanaman stevia. Kalau misal ada persepsi ini buatan dan lain-lain, semua ini melalui processing. Ini (Dripsweet) melalui processing yang kami sebut namanya ekstraksi. Jadi sama-sama alami (Seperti halnya gula biasa),” kata Fadli.

“Jadi Dripsweet ini prosesnya dari daun tanaman stevia, kemudian dipotong sama seperti kita potong rumput, lalu daunnya dikeringkan. Dari daun yang kering itu diekstraksi menjad ekstrak stevia. Nah ekstrak stevia itu yang nanti akan diolah di pabrik, kami campur dengan air. Akan jadi gula cair stevia. Jadi gak ada tambahan apa-apa, memang pure ekstrak stevia dan air. Hasil laboratoriumnya juga kami sudah ada, tidak ada bahan kimia, pemanis buatan juga nggak ada,” jelasnya lebih lanjut.

Produk ini juga bisa digunakan oleh anak-anak loh. Namun dengan catatan, tidak dianjurkan untuk anak-anak d bawah usia satu tahun ya guys.

Nah gimana, Urbanreaders? Tertarik untuk beralih dari gula pasir biasa ke Dripsweet? Kamu bisa mendapatkan produk ini secara online ya. Tinggal kontak aja Dripsweet di Instagram mereka @dripsweet_id atau bisa juga lakukan pemesana via WhatsApp.

“Sementara kami jualnya secara online, kami sedang proses membuat offline store. Jadi bisa lewat WA ataupun market place yang ada. Beberapa kami sudah on-kan. Website juga sedang kami develop ya,” ungkap Fadli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here